Misteri Mata – mata sebagai pendeteksi kebohongan.

Tag

Allah berfirman dalam surat Ghafir 40:19

يَعْلَمُ خَآئِنَةَ ٱلْأَعْيُنِ وَمَا تُخْفِى ٱلصُّدُورُ

Dia mengetahui (pandangan) mata yang khianat dan apa yang tersembunyi dalam dada.

Baca lebih lanjut

Iklan

Sumpah Allah SWT. dengan waktu atau masa.

Tag

, ,

Al-‘Ashr 103:1

وَٱلْعَصْرِ

Demi masa,

Translasi.

German – Bubenheim/Elyas

Beim Zeitalter!

English – Yusuf Ali

By (the Token of) Time (through the ages),

Tafsir para Ulama.

Tafsir Jalalayn

(Demi masa) atau zaman atau waktu yang dimulai dari tergelincirnya matahari hingga terbenamnya; maksudnya adalah waktu salat Asar.

Tafsir ibn Kathir

Al-Asr artinya zaman atau masa yang padanya Bani Adam bergerak melakukan perbuatan baik dan buruk. Malik telah meriwayatkan dari Zaid ibnu Aslam bahwa makna yang dimaksud adalah waktu asar.

Tetapi pendapat yang terkenal adalah yang pertama. Allah Swt. bersumpah dengan menyebutkan bahwa manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, yakni rugi dan binasa.

kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh. (Al-‘Asr:3)

Maka dikecualikan dari jenis manusia yang terhindar dari kerugian, yaitu orang-orang yang beriman hatinya dan anggota tubuhnya mengerjakan amal-amal yang saleh.

dan nasihat-menasihati supaya menaati kebenaran. (Al-‘Asr: 3)

Yakni menunaikan dan meninggalkan semua yang diharamkan.

dan nasihat-menasihati supaya menetapi kesabaran. (A1-‘Asr: 3)

Yaitu tabah menghadapi musibah dan malapetaka serta gangguan yang menyakitkan dari orang-orang yang ia perintah melakukan kebajikan dan ia larang melakukan kemungkaran.

Pendapat ulama lainnya.

Oleh: Ahmad Ghozi Abdullah

PARA ulama dan mufassrin telah menjelaskan kepada umat Islam bahwasannya jikalau Allah bersumpah dengan sesuatu, maka sumpah itu di maksudkan untuk menarik perhatian bagi makhluk-Nya dan mengingatkan mereka akan keagungan dan arti yang besar dalam sesuatu yang Allah jadikan sumpah tersebut.

Baca lebih lanjut

Sejarah Islam yang terulang.

Tag

, , ,

Kisah kisah dalam Al Quran yang patut dipelajari dan dijadikan contoh pada masa kini.

Allah SWT berfirman:

لَقَدْ كَانَ فِى قَصَصِهِمْ عِبْرَةٌ لِّأُولِى الْأَلْبٰبِ ۗ مَا كَانَ حَدِيثًا يُفْتَرٰى وَلٰكِنْ تَصْدِيقَ الَّذِى بَيْنَ يَدَيْهِ وَتَفْصِيلَ كُلِّ شَىْءٍ وَهُدًى وَرَحْمَةً لِّقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ

Sungguh, pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang yang mempunyai akal. (Al-Qur’an) itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya, menjelaskan segala sesuatu, dan (sebagai) petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.”
(QS. Yusuf 12: Ayat 111)

Kira kira sepertiga isi Al Quran terdiri dari kisah atau sejarah dari masa lalu.

Banyak sejarah masa lalu tersebut terulang kembali dimasa kini, sejarah dari Al Quran bisa dijadikan sebagai peringatan maupun solusi problem yang terjadi di masa kini.

Akar dari kata عِبْرَةٌ (ibrotul) ayat (QS. Yusuf 12: Ayat 111) diatas adalah:

Ayn-Ba-Ra
Meaning (artinya)
to cross, interpret, state clearly, pass over. i’tabara – to consider, ponder over, take into account, get experience from, take warming. abratun (pl. i’bar) – regard/consideration, admonition, warning, example, instructive warning. aabir (pl. aabiriina) – one who passes over. i’tabara – to take warning, learn a lesson.

More
abara vb. (1)
ta’buruuna impf. 2nd./3rd m. pl. act. 12:43
pcple. act. m. pl. acc. 4:43

ibrah n. f. 3:13, 12:111, 16:66, 23:21, 24:44, 79:26

itabara vb. (8) impv. prt. m. pl. 59:2

Lane’s Lexicon, Volume 5, pages: 221, 222, 223, 224
http://www.studyquran.org/LaneLexicon/

Wallahu ‘alam.

Merah Putih dan lambang Umat Islam

Dari Tsauban radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
إِنَّ اللَّهَ زَوَى لِي الْأَرْضَ فَرَأَيْتُ مَشَارِقَهَا وَمَغَارِبَهَا وَإِنَّ أُمَّتِي سَيَبْلُغُ مُلْكُهَا مَا زُوِيَ لِي مِنْهَا وَأُعْطِيتُ الْكَنْزَيْنِ الْأَحْمَرَ وَالْأَبْيَضَ وَإِنِّي سَأَلْتُ رَبِّي لِأُمَّتِي أَنْ لَا يُهْلِكَهَا بِسَنَةٍ عَامَّةٍ وَأَنْ لَا يُسَلِّطَ عَلَيْهِمْ عَدُوًّا مِنْ سِوَى أَنْفُسِهِمْ فَيَسْتَبِيحَ بَيْضَتَهُمْ وَإِنَّ رَبِّي قَالَ يَا مُحَمَّدُ إِنِّي إِذَا قَضَيْتُ قَضَاءً فَإِنَّهُ لَا يُرَدُّ وَإِنِّي أَعْطَيْتُكَ لِأُمَّتِكَ أَنْ لَا أُهْلِكَهُمْ بِسَنَةٍ عَامَّةٍ وَأَنْ لَا أُسَلِّطَ عَلَيْهِمْ عَدُوًّا مِنْ سِوَى أَنْفُسِهِمْ يَسْتَبِيحُ بَيْضَتَهُمْ وَلَوْ اجْتَمَعَ عَلَيْهِمْ مَنْ بِأَقْطَارِهَا أَوْ قَالَ مَنْ بَيْنَ أَقْطَارِهَا حَتَّى يَكُونَ بَعْضُهُمْ يُهْلِكُ بَعْضًا وَيَسْبِي بَعْضُهُمْ بَعْضًا
Sesungguhnya Allah menggulung bumi untukku sehingga aku bisa melihat timur dan baratnya. Dan sesungguhnya kekuasaan ummatku akan mencapai apa yang telah dinampakkan untukku. Sku diberi dua harta simpanan: Merah dan putih. San sesungguhnya aku meminta Rabbku untuk ummatku agar Dia tidak membinasakan mereka dengan kekeringan menyeluruh, agar Dia tidak memberi kuasa musuh untuk menguasai mereka selain diri mereka sendiri sehingga menyerang perkumpulan mereka. Dan sesungguhnya Rabbku berfirman, “Hai Muhammad, sesungguhnya Aku bila menentukan takdir tidak bisa dirubah, sesungguhnya Aku memberikan untuk umatmu agar mereka tidak dibinasakan oleh kekeringan menyeluruh dan Aku tidak akan memberi kuasa musuh untuk menyerang mereka selain diri mereka sendiri lalu mereka menyerang perkumpulan mereka, walaupun musuh mengeepung mereka dari segala penjurunya, hingga akhirnya sebagian dari mereka (umatmu) membinasakan sebagaian lainnya dan saling menawan satu sama lain.” (HR. Muslim no. 2889)

Baca lebih lanjut

Jantung Kecerdasan Manusia

Tag

, , , , , , ,

Allah SWT berfirman:

وَمَنْ كَانَ فِى هٰذِهِۦٓ أَعْمٰى فَهُوَ فِى الْأَاخِرَةِ أَعْمٰى وَأَضَلُّ سَبِيلًا

Dan barang siapa buta (hatinya) di dunia ini, maka di akhirat dia akan buta dan tersesat jauh dari jalan (yang benar).
(QS. Al-Isra’ 17: Ayat 72)

أَفَلَمْ يَسِيرُوا فِى الْأَرْضِ فَتَكُونَ لَهُمْ قُلُوبٌ يَعْقِلُونَ بِهَآ أَوْ ءَاذَانٌ يَسْمَعُونَ بِهَا ۖ فَإِنَّهَا لَا تَعْمَى الْأَبْصٰرُ وَلٰكِنْ تَعْمَى الْقُلُوبُ الَّتِى فِى الصُّدُورِ

Maka tidak pernahkah mereka berjalan di bumi, sehingga hati (akal) mereka dapat memahami, telinga mereka dapat mendengar? Sebenarnya bukan mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada.
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 46)

Allah SWT berfirman:

قُلْ هُوَ الَّذِىٓ أَنْشَأَكُمْ وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصٰرَ وَالْأَفْئِدَةَ ۖ قَلِيلًا مَّا تَشْكُرُونَ

Katakanlah, Dialah yang menciptakan kamu dan menjadikan pendengaran, penglihatan, dan hati nurani bagi kamu. (Tetapi) sedikit sekali kamu bersyukur.
(QS. Al-Mulk 67: Ayat 23)

Ayat ayat diatas menggambarkan pengaruh pancaindera penglihatan dan pendengaran terhadap hati kita.
Sebuah hadist yag amat populer menyebutkan :
أَلاَ وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ أَلاَ وَهِيَ الْقَلْبُ
Ingatlah sesungguhnya di dalam tubuh manusia terdapat segumpal daging. Jika segumpal daging itu baik, maka seluruh tubuh juga baik. Jika Sesungguhnya segumpal daging itu rusak, maka seluruh tubuh juga rusak. Ketahuilah, segumpal daging itu adalah Qalbu“. (HR Muslim, no. 1599. Hadits ini juga diriwayatkan oleh al-Bukhari, at-Tirmidzi, an-Nasâ`i, Abu Dawud, Ibnu Majah, Ahmad, dan ad-Darimi, dengan lafazh yang berbeda-beda namun maknanya sama. Hadits ini dimuat oleh Imam an-Nawawi dalam Arba’in an-Nawawiyah, hadits no. 6, dan Riyadhush-Shalihin, no. 588)

Hadits Kardiologi diatas menggambarkan “Qalbu” dalam bahasa arab yang dalam bahasa inggrisnya dengan kata “heart” sama-sama mengartikannya sebagai jantung yang letaknya berada di bagian tengah dada sedikit kekiri.

Baca lebih lanjut

Beberapa Fakta Tentang Bintang.

Tag

, , , , ,

Bintang berwarna

Allah SWT berfirman:

اللَّهُ نُورُ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ ۚ مَثَلُ نُورِهِۦ كَمِشْكٰوةٍ فِيهَا مِصْبَاحٌ ۖ الْمِصْبَاحُ فِى زُجَاجَةٍ ۖ الزُّجَاجَةُ كَأَنَّهَا كَوْكَبٌ دُرِّىٌّ يُوقَدُ مِنْ شَجَرَةٍ مُّبٰرَكَةٍ زَيْتُونَةٍ لَّا شَرْقِيَّةٍ وَلَا غَرْبِيَّةٍ يَكَادُ زَيْتُهَا يُضِىٓءُ وَلَوْ لَمْ تَمْسَسْهُ نَارٌ ۚ نُّورٌ عَلٰى نُورٍ ۗ يَهْدِى اللَّهُ لِنُورِهِۦ مَنْ يَشَآءُ ۚ وَيَضْرِبُ اللَّهُ الْأَمْثٰلَ لِلنَّاسِ ۗ وَاللَّهُ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ

Allah (pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya-Nya, seperti sebuah lubang yang tidak tembus yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam tabung kaca, (dan) tabung kaca itu bagaikan bintang yang berkilauan, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang diberkahi, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di timur dan tidak pula di barat, yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah memberi petunjuk kepada cahaya-Nya bagi orang yang Dia kehendaki, dan Allah membuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”
(QS. An-Nur 24: Ayat 35)

Bintang adalah bola raksasa dan bercahaya plasma. Ada miliaran dari mereka – termasuk matahari kita sendiri – di Galaksi Bima Sakti.

Lapisan Bintang dan fungsinya

Seperti halnya bumi bintang mempunyai lapisan2. Lapisan apa saja yang terdapat di bintang, dan apa yang terjadi disetiap lapisan?

A cross-section through the sun, showing the hot core where fusion reactions fuel the radiation that eventually reaches us as sunlight, the radiative and convective zones carrying light and heat out of the core, the photosphere that comprises the sun’s surface, and the corona, the emissions we know as the solar wind.

Penampang diagram matahari, menunjukkan inti panas di mana reaksi fusi menyulut radiasi yang akhirnya mencapai kita sebagai sinar matahari, zona radiasi dan konvektif yang membawa cahaya dan panas keluar dari inti, fotosfer yang terdiri dari permukaan matahari, dan korona, emisi yang kita kenal sebagai angin matahari.

Kita dapat membagi lapisan bintang menjadi dua bagian: Lapisan interior bintang dan Atmosfer (lapisan luar)

1] Lapisan interior bintang

Inti (inner core)

  • Ini adalah wilayah terdalam dari sebuah bintang.
  • Di sinilah fusi nuklir terjadi.
  • Semua energi bintang berasal dari inti ini.
  • Ini adalah tempat bintang mengubah atom Hidrogen menjadi heliumm. Bintang-bintang didorong oleh reaksi fusi nuklir pada intinya. Ada kesetimbangan dinamis yang dipertahankan sepanjang kehidupan bintang antara panas yang semakin meluas dari inti reaktif dan gaya gravitasi yang menahan serta menyatukan bintang. Fusion menghasilkan energi yang sangat tinggi. Fusion melepaskan sebagian energi yang mengikat partikel-partikel inti, dan melepaskan kekuatan luar biasa.

Zona radiasi (radiative zone).

  • Energi (panas) dari inti berjalan melalui lapisan ini
  • Zona radiasi atau zona radiatif adalah zona di dalam bintang di mana energi dialirkan ke bagian luar melalui radiasi dan bukan konveksi.
  • Energi mengalir melalui zona radiasi dalam bentuk radiasi elektromagnetik seperti foton.
    Dengan kata lain, energi bergerak dalam bentuk foton.

Zona konveksi (convection zone)

  • Ketika energi datang ke zona konveksi (Convective zone), ia bergerak dengan cara yang berbeda
  • Energi bergerak pergerakan jalannya air mendidih dalam sebuah pot
  • Dengan kata lain, energi bergerak dengan konveksi.

Matahari, seperti planet kita, Bumi, terdiri dari lapisan juga. Material yang paling tebal atau paling padat di Bumi berada di tengah planet kita – inti. Yang tertipis berada di bagian paling atas dari atmosfer kita – tepat di sebelah angkasa luar. Jika kita melihat potongan di tengah-tengah Bumi, akan terlihat seperti ini:

Bumi: inti, mantel, kerak, troposfer, stratosfer, ionosfer

Bumi: inti, mantel, kerak, troposfer, stratosfer, ionosfer.

Hal yang sama berlaku untuk Matahari. Namun, lapisan di Matahari dan Bumi jauh berbeda:

Matahari: inti, zona radiasi, zona konveksi, fotosfer, kromosfer, korona

Matahari: inti, zona radiasi, zona konveksi, fotosfer, kromosfer, korona

Fotosfer Matahari seperti kerak bumi dalam beberapa hal. Baik fotosfer maupun keraknya banyak bermil-mil. Bagian atas kerak bumi adalah permukaan Bumi. Jika kita bisa berdiri di bulan dan melihat Bumi, kita akan melihat permukaannya – keraknya. Jika kita melihat Matahari, kita melihat photosphere. (JANGAN TERLIHAT DI SINI MATAHARI! Gambar Matahari kita diambil melalui teleskop dengan filter khusus.) Kita berjalan di permukaan Bumi. Tidak demikian untuk Matahari. Fotosfer tidak solid. Anda akan jatuh menembus! … dan Matahari sangat panas (sekitar 5.000 derajat Celcius). Aduh!

2] Atmosfer

Photosphare.

  • Ini adalah lapisan yang sangat tipis
  • Itu memancarkan sebagian besar cahaya

Chromosphare

  • Itu bisa dilihat selama gerhana
  • Ini adalah lapisan paling tengah di atmosfer bintang
  • Itu muncul sebagai lapisan merah muda merah

Korona (corona)

  • Ini adalah lapisan terluar dari sebuah bintang
  • Ini dijuluki sebagai mahkota bintang
  • Itu juga terlihat selama gerhana

Karakteristik bintang.

Astronom menggambarkan kecerahan bintang didalam faktor magnitudo (ukuran) dan luminositas.

Magnitudo

Magnitudo adalah energi nyata yang mencapai kita, dan itu tergantung pada jarak. Semakin jauh, semakin kurang terang kelihatannya. Ini diukur dalam watt per meter persegi.

Ukuran besarnya bintang didasarkan pada skala lebih dari 2.000 tahun, yang disusun oleh astronom Yunani Hipparchus sekitar 125 SM. Dia menghitung kelompok bintang berdasarkan kecerlangan mereka seperti yang terlihat dari Bumi – yang paling terang disebut bintang magnitudo pertama, yang paling terang berikutnya adalah magnitudo kedua, dan seterusnya hingga keenam besarnya, yang terlihat paling samar. Saat ini para astronom mengacu pada kecerahan bintang yang dilihat dari Bumi sebagai magnitudo yang terlihat, tetapi karena jarak antara Bumi dan bintang dapat mempengaruhi cahaya yang dilihatnya, mereka sekarang juga menggambarkan kecerahan sebenarnya dari sebuah bintang yang menggunakan istilah magnitudo absolut, yang didefinisikan oleh apa yang terlihat besarnya jika itu 10 parsecs atau 32,6 tahun cahaya dari Bumi. Skala besarnya sekarang mencapai lebih dari enam dan kurang dari satu, bahkan turun ke angka negatif – bintang paling terang di langit malam adalah Sirius, dengan magnitudo tampak -1,46.

Luminositas

Luminositas adalah daya sebuah bintang – tingkat di mana ia memancarkan energi per detiknya. Meskipun daya umumnya diukur dalam watt (seperti bola lampu) – misalnya, luminositas matahari adalah 400 triliun triliun watt – luminositas bintang biasanya diukur dalam hal luminositas matahari. Misalnya, Alpha Centauri A sekitar 1,3 kali lebih terang dari matahari. Untuk mengetahui luminositas dari magnitudo absolut, seseorang harus menghitung bahwa perbedaan lima pada skala magnitudo absolut setara dengan faktor 100 pada skala luminositas – misalnya, bintang dengan magnitudo absolut 1 adalah 100 kali lebih terang seperti sebuah bintang dengan magnitudo mutlak 6.

Diagram Hertzsprung-Russell diatas atau diagram H-R (seringkali disebut juga sebagai diagram warna-magnitudo) adalah diagram hubungan antara magnitudo mutlak/luminositas dan kelas spektrum bintang/indeks warna. Diagram HR adalah hasil pengamatan 22.000 bintang yang didaftarkan pada katalog Hipparcos dan 1000 dari katalog Gliese. Deret utama adalah kelompok yang membentuk pita diagonal pada diagram dari kiri atas (panas dan cemerlang) hingga kanan bawah (dingin dan kurang cemerlang). Deret utama dapat diinterpretasikan bahwa bagi kebanyakan bintang, makin tinggi suhu permukaannya makin terang cahayanya dan makin masif bintang itu. Diagram ini dikembangkan secara terpisah oleh astronom Denmark, Eijnar Hertzsprung pada tahun 1911 dan astronom Amerika Serikat, Henry Norris Russell pada tahun 1913. Diagram ini sangat penting artinya dalam astrofisika terutama dalam bidang evolusi bintang. Gambar wikipedia.

Diagram Hertzsprung-Russell diatas atau diagram H-R (seringkali disebut juga sebagai diagram warna-magnitudo) adalah diagram hubungan antara magnitudo mutlak/luminositas dan kelas spektrum bintang/indeks warna. Diagram HR adalah hasil pengamatan 22.000 bintang yang didaftarkan pada katalog Hipparcos dan 1000 dari katalog Gliese. Deret utama adalah kelompok yang membentuk pita diagonal pada diagram dari kiri atas (panas dan cemerlang) hingga kanan bawah (dingin dan kurang cemerlang). Deret utama dapat diinterpretasikan bahwa bagi kebanyakan bintang, makin tinggi suhu permukaannya makin terang cahayanya dan makin masif bintang itu. Diagram ini dikembangkan secara terpisah oleh astronom Denmark, Eijnar Hertzsprung pada tahun 1911 dan astronom Amerika Serikat, Henry Norris Russell pada tahun 1913. Diagram ini sangat penting artinya dalam astrofisika terutama dalam bidang evolusi bintang. Gambar wikipedia.

Korrelasi antara magnitudo dan luminositas dimana

magnitudo = luminositas / 4 * π * jarak2

Jika kita mengukur magnitudo bintang melalui peralatan di Bumi, dan kita dapat mengetahui jarak menggunakan metode seperti paralaks, kita dapat mengetahui luminositas bintang! Ini adalah langkah pertama menuju identifikasi.

Luminositas = magnitudo * 4 * π * jarak2

Selain itu kecerahan bintang juga tergantung pada suhu serta ukuran permukaannya

Temperatur permukaan.

Astronom mengukur suhu bintang di unit yang dikenal sebagai kelvin, dengan suhu nol K (“nol mutlak”) setara minus 273,15 derajat C, atau minus 459,67 derajat F. Sebuah bintang merah gelap memiliki suhu permukaan sekitar 2.500 K (2.225 C dan 4,040 F); bintang merah terang, sekitar 3.500 K (3,225 C dan 5,840 F); matahari dan bintang kuning lainnya, sekitar 5.500 K (5.225 C dan 9.440 F); bintang biru, sekitar 10.000 K (9.725 C dan 17.540 F) hingga 50.000 K (49.725 C dan 89,540 F).

Temperatur permukaan suatu bintang sebagian bergantung pada massanya dan mempengaruhi kecerahan serta warnanya. Secara khusus, luminositas bintang sebanding dengan suhu hingga kekuatan keempat. Misalnya, jika dua bintang memiliki ukuran yang sama tetapi yang satu dua kali lebih panas dibandingkan yang lain di kelvin, yang pertama akan menjadi 16 kali lebih terang daripada yang kedua.

Warna

Bintang datang dalam berbagai warna, dari kemerahan ke kekuningan hingga biru. Warna bintang tergantung pada suhu permukaan.

Sebuah bintang mungkin tampak memiliki satu warna, tetapi sebenarnya memancarkan spektrum warna yang luas, secara potensial termasuk semuanya dari gelombang radio dan sinar infra merah hingga sinar ultraviolet dan sinar gamma. Unsur-unsur atau senyawa yang berbeda menyerap dan memancarkan warna-warna atau panjang gelombang cahaya yang berbeda, dan dengan mempelajari spektrum bintang, seseorang dapat menentukan apa komposisinya.

Warna bintang ditentukan oleh suhu permukaannya. Seperti nyala api yang Anda lihat kadang-kadang, kita tahu bahwa api merah adalah yang paling lemah, diikuti oleh api kuning yang paling panas. Sama dengan bintang, kecuali berkali-kali lebih panas. Berbeda dari nyala api, bagaimanapun, adalah bahwa bintang-bintang yang lebih dingin dapat memancarkan dalam inframerah (dan karenanya tidak terlihat oleh mata manusia), dan bintang-bintang yang benar-benar panas kebanyakan dalam ultraviolet (yang sama tidak terlihat). 70% dari bintang-bintang di galaksi kita berada di inframerah, itulah mengapa kita memiliki teleskop inframerah, dan mereka harus memiliki gambar mereka sehingga mereka indah.

Semakin panas bintang, semakin banyak memancarkan secara umum, dengan puncak pada panjang gelombang tertentu. Perhatikan bagan berikut, bilah berwarna mewakili spektrum yang terlihat.

Stars emit their peak energy at different wavelengths depending on their surface temperature (shown in the Kelvin scale). The hotter the star is, the bigger the area under the curve (therefore putting out more energy in its photons) and the peak energy shifts to the left towards the ultraviolet. Lower energy stars emit less energy, and peak towards the right.

Bintang memancarkan emisi energi puncaknya pada panjang gelombang yang berbeda tergantung pada suhu permukaannya (dalam skala Kelvin). Semakin panas bintang, semakin besar daerah di bawah kurva (dan lebih banyak energi dalam fotonnya) dan puncak energi bergeser kekiri (bawah). Bintang energi yang lebih rendah memancarkan lebih sedikit energi dan puncak energi bergeser ke arah kanan (atas).

Matahari kita agak mirip dengan bagan di tengahnya, ia memancarkan cahaya pada semua frekuensi dalam kisaran yang terlihat pada tingkat yang sama, dengan sedikit puncak berwarna kuning, itulah mengapa warnanya agak kuning.

Beberapa bintang SANGAT PANAS di permukaan yang mereka hasilkan tidak lebih dari radiasi x-ray. Mereka begitu padat sehingga semua yang mereka hasilkan adalah neutron, dengan massa beberapa matahari terkompresi menjadi area sebesar kota kecil. Jika Anda memegang sepotong ini di tangan Anda (seandainya asumsi Anda bisa) dan Anda membiarkannya jatuh, itu akan jatuh ke tanah, menghancurkan batu dan besi sampai memotong jalannya ke pusat Bumi, melompati, kembali, overshoot lagi, hingga berasimilasi ke inti besi bumi.

Hukum Wien menyatakan bahwa panjang gelombang puncak berbanding terbalik dengan suhu, dan memberi kita angka dalam nanometer.

Wavelengthpeak = 2900000 nm / temp.

Inilah alasan mengapa bintang-bintang tampak berbeda warna: mereka mempunyai suhu yang berbeda. Dengan menggunakan matematika, kita dapat mengetahui suhu permukaan dan spektrum emisi bintang. Ini sangat dapat diandalkan juga – jadi ketika hal-hal tidak sesuai, kita dapat mengajukan pertanyaan tentang sifat raksasa fusi ini.

Warna bintang sangat penting dalam mengidentifikasi bintang, karena ia memberi tahu kita suhu permukaan bintang dalam skala radiasi benda hitam (black body radiation scale).

Pengamatan Matahari dengan panjang gelombang atau frequensi berbeda.

The Solar Dynamics Observatory (SDO) memberikan pandangan tentang Matahari secara detail yang belum pernah terjadi sebelumnya. Diluncurkan pada tanggal 11 Februari 2010, SDO menyediakan citra ultra-definisi tinggi dari Sun dalam 13 panjang gelombang yang berbeda, memanfaatkan dua instrumen pencitraan, instrumen Pencitraan Atmosfer (AIA) dan Helioseismic and Magnetic Imager (HMI).

Instrumen khusus, baik dalam teleskop berbasis darat atau ruang angkasa, dapat mengamati cahaya jauh di luar rentang yang terlihat oleh mata telanjang. Panjang gelombang yang berbeda menyampaikan informasi tentang berbagai komponen permukaan dan atmosfer matahari, sehingga para ilmuwan menggunakannya untuk melukiskan gambaran penuh bintang kita yang terus berubah dan berubah-ubah.

This image shows imagery both from the Advanced Imaging Assembly (AIA), which helps scientists observe how solar material moves around the sun's atmosphere, and the Helioseismic and Magnetic Imager (HMI), which focuses on the movement and magnetic properties of the sun's surface.

Gambar ini menunjukkan citra baik dari Advanced Imaging Assembly (AIA), yang membantu para ilmuwan mengamati bagaimana materi matahari bergerak di sekitar atmosfer matahari, dan Helioseismic and Magnetic Imager (HMI), yang berfokus pada gerakan dan sifat magnetik permukaan matahari. Credit: NASA/SDO/Goddard Space Flight Center.

Wallahu a’lam.

Sumber

ASHAABUL A’RAF

Tag

, , ,

Surat Al A’raaf

Tafsir Al Quran Surat Al A’raf : 46-48

“Dan diantara keduanya (penghuni surga dan neraka) ada tabir dan diatas A’raf (tempat yang tertinggi) ada orang orang yang saling mengenal, masing-masing dengan tanda-tandanya. Mereka menyeru penghuni surga “Salamun Alaikum” (salam sejahtera bagimu). Mereka belum dapat masuk tetapi mereka ingin segera (masuk)” (QS 7:46)

Dan apabila pandangan mereka dialihkan kea rah penghuni neraka, mereka berkata, “ Ya Tuhan kami, janganlah Engkau tempatkan kami bersama orang-orang zalim itu” (QS 7:47)

Dan orang-orang diatas A’raf (tempat yang tertinggi) menyeru orang-orang yang mereka kenal dengan tanda-tandanya sambil berkata, “Harta yang kamu kumpulkan dan apa yang kamu sombongkan, (ternyata) tidak ada manfaatnya buat kamu” (QS 7:48)

ASHAABUL A’RAF ( أصحاب الأعراف )

A’raf ( الأعراف ) adalah jama’ dari urf( عرف ) yang ertinya pagar yang tinggi yang diletakkan antara penduduk syurga dan penduduk neraka. Adapun secara bahasa makna urf yaitu tempat yang tinggi. (Fathul Qadir, Juz III hal 39)

Baca lebih lanjut

“Golden ratio di Al Quran, Struktur luar biasa dari angka-angka Al-Quran

Tag

,

Aproksimasi dan spiral emas sesungguhnya. Spiral hijau terbuat dari seperempat lingkaran bersinggungan dengan bagian dalam setiap persegi, sedangkan spiral merah adalah Spiral Emas, jenis khusus spiral logaritmik. Bagian yang tumpang tindih tampak kuning. Panjang sisi satu kotak dibagi dengan persegi yang lebih kecil berikutnya adalah rasio emas.

Apa itu Golden Ratio (Ratio Emas) Dalam matematika, dua nilai dianggap berada dalam hubungan rasio emas (φ) jika rasio antara jumlah kedua nilai itu terhadap nilai yang besar sama dengan rasio antara nilai besar terhadap nilai kecil.
Golden Section juga dikenal dengan nama The Golden Mean, Golden Ratio, dan Divine Proportion (The Golden Section). the golden mean dijabarkan sebagai sebuah rasio (φ) sama dengan atau mendekati bilangan 1.618033988749895 atau (1+’q5)/2 (The Golden Mean, MathSoft Constants) yang termasuk di dalamnya satu set konstruksi geometrik untuk memisahkan satu ruas garis menjadi banyak bagian dimana nilai rasio/perbandingan garis yang panjang berbanding total panjang garis sama dengan atau mendekati nilai perbandingan dari garis yang pendek berbanding dengan garis yang panjang (The Golden Section).

Golden Ratio didalam Al Quran.

Dimana pentingnya nilai 1.618034 di Golden Ratio.

Sumber.

Wikipedia.

Penciptaan Allah swt dan the golden ratio..

Lanjutan dari Inilah Empat Bentuk Ayat Al-Qur`an Menurut Ibnu Abbas (Bagian 2)

Tag

, , ,

Ketiga, ayat-ayat yang hanya dipahami oleh para ulama yang ilmunya mendalam.

Ayat-ayat seperti inilah yang perlu ditafsirkan oleh para ulama yang mumpuni di bidang tafsir. Terkait ayat-ayat yang masuk dalam kategori ini, seseorang tidak boleh memahami ayat menurut hawa nafsunya.

Ketika seseorang mendapati ayat yang tidak ia pahami, baik dia orang arab maupun non arab, maka dia harus bertanya kepada para pakar tafsir atau membaca kitab-kitab tafsir yang direkomendasikan para ulama muktabar.

Baca lebih lanjut

Inilah Empat Bentuk Ayat Al-Qur`an Menurut Ibnu Abbas (bag 1).

Tag

, ,

Beberapa hari terakhir, khalayak ramai membicarakan pernyataan seseorang terkait tafsir ayat Al-Qur`an. Orang itu mengatakan, tidak ada yang mengetahui tafsir ayat-ayat Al-Qur`an selain Allah Ta’ala.

Lalu ada beberapa kalangan yang menyanggahnya, “Kalau begitu, karya ahli tafsir yang ada semenjak dahulu tidak berguna sama sekali?”

Baca lebih lanjut