Tag

, , , , ,

image

Dari pelajaran kimia yang didapat dibangku SMP, kita diperkenalkan komposisi kimia dari suatu benda, diantaranya tentang molekul air. Molekul air terdiri dari dua atom Hidrogen dan satu atom Oksigen. Komposisi kimianya dikenal sebagai H2O.

Berapa berat molekul air sebenarnya?

Berat molekul didefinisikan oleh berat atom dari atom-atom yang membentuk molekul. Massa atom diperoleh dengan menambahkan jumlah proton dan neutron dalam inti. Karena massa elektron sangat kecil, masa elektron ini dapat diabaikan. Jika massa atom relatif dari berbagai atom diketahui, maka mereka ditambahkan ke berat molekul (= massa molar) dari molekul air untuk menentukan unit gram per mol [g / mol]. Oleh mol, berat molar molekul dinyatakan, berdasarkan pada berat molekul hidrogen yang beratnya 1 mol.

Hidrogen memiliki massa atom relatif 1 g / mol dan oksigen, relatif massa atom 16 g / mol. Seperti telah disebutkan, molekul air terdiri dari dua hidrogen dan satu atom oksigen. Berikut jumlah berat molekul molekul air dihitung untuk 1 g / mol + 1 g / mol + 16 g / mol = 18 g / mol.

Jika sudah diketahui, jumlah mol air maka massa air dihitung dengan menggunakan berat molekul air. Berat molekul dari berbagai atom dapat ditemukan di tabel periodik unsur menurut Mendelejef.

Secara garis besar berat massa molekul air dapat dihitung sbb:

Diketahui;

Berat massa atom Hidrogen = 1

Berat massa atom Oksigen = 16

Maka jumlah berat massa molekul air (H2O) = (2 x 1) + (1 x 16) = 18

Nilai 18 ini ternyata dapat dihubungkan dengan ayat yang terdapat di Al Quran, yaitu surah Al Mu’minuun ayat 18 pada Juz ke-18 Terjemahan ayatnya :

“ Dan Kami turunkan air dari langit menurut suatu ukuran; lalu Kami jadikan air itu menetap di bumi, dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa menghilangkannya.”

Kalau surah Al Mu’minuun berada pada urutan ke -23, maka perhitungan perkalian (no. Surat x no. Ayat x no Juz) menjadi 23 x 18 x 18 = 74 52, selanjutnya angka 7452 diuraikan menjadi 7, 4, 5, 2 dan kemudian dijumlahkan 7 + 4 + 5 + 2 = 18. Hasil penjumlahan memunculkan kembali angka 18. Sangat sesuai dengan bunyi ayat di atas, tentang air yang turun dari langit dan ternyata juga angka 18 sebagai nilai berat molekul air. Sungguh Allah Maha Besar.

Nilai 18 dapat dilihat pada contoh ayat-ayat al quran seperti tertera di bawah ini.

1)

Air yang dapat menyuburkan tumbuhan dan menghasilkan aneka jenis buah-buahan.

Surah Fathiir (35) ayat 27 ; urutan juz ke- 22 .

Hasil perkaliannya : 35 x 27 x 22 = 20790, diuraikan menjadi 2, 0, 7, 9,0 , kemudian dijumlahkan 2 + 0 + 7 + 9 + 0 = 18

2)

Sungai yang mengalir dan pemisah antar dua laut.

Surah An Naml (27) ayat 61 ; urutan juz ke- 20.

Hasil perkaliannya : 27 x 61 x 20 = 32940, diuraikan menjadi 3, 2, 9, 4,0 , kemudian dijumlahkan 3 + 2 + 9 + 4 + 0 = 18

3)

Laut menenggelamkan Fir’aun bersama pasukannya.

Surah Yunus (10) ayat 90 ; urutan juz ke- 11.

Hasil perkaliannya : 10 x 90 x 11 = 9900, diuraikan menjadi 9, 9, 0, 0,0 , kemudian dijumlahkan 9 + 9 = 18.

4) Kerusakan lingkungan di laut dan di darat ( Global Warning)

Surah Ar-Ruum (30) ayat 41 ; urutan juz ke- 21.

Hasil perkaliannya : 30 x 41 x 21 = 25830, diuraikan menjadi 2, 5, 8, 3, 0 , kemudian dijumlahkan 2 + 5 + 8 + 3 + 0 = 18.