4. Penglihatan Antara Makkah – Masjidil Aqsa

Kemudian Mereka melanjutkan perjalanan, di tengah perjalanan Rasulullah SAW melihat orang menebar benih sehari dan panen dalam sehari. Setiap selesai memanen, mereka tumbuh lagi seperti sebelumnya. Jibril menjelaskan : “Itulah Al-Mujahidun, amal mereka berlipat 700kali, dan apa yang mereka keluarkan berlipat ganda”.

Rasulullah SAW kemudian mencium angin sangat wangi. Jibril menjelaskanbahwa itu adalah bau dari perempuan (pelayan) yang menysir rambut anak fir’aun, dan ketika sisirnya jatuh dia mengatakan “Dengan nama Allah, hancurlah Fir’aun”… dst cerita dianiayanya pelayan dan keluarganya.

Kemudian dia melihat beberapa orang yang memotong kepala mereka sendiri, dan setiap kali kepala itu kembali semula dan dipotong lagi. “Itulah orang yang kepalanya terlalu berat (kepada bantal mereka) untuk bangun dan menjalankan shalat” (na’dzubillahi min dzalik..)

Kemudian Beliau SAW melihat seorang yang menggunakan cawat, mereka memakan buah berduri, zaqqum (buah yang tumbuh di neraka), bara api putih dan kerikil neraka. “Mereka adalah orang yang tidak melaksanakan zakat/sadaqah”

Kemudian Beliau SAW melihat orang yang tersedia di depannya daging yang baik/segar dan daging busuk, namun dia memilih daging busuk. “Mereka adalah orang yang memiliki istri/suami yang baik dan halal di rumah, tetapi pergi bermalam ke perempuan/laki2 jelek dan haram”.

Kemudian Beliau SAW melihat orang yang berenang di sungai darah dan di mulutnya penuh dengan batu dan menelannya. “Mereka adalah orang yang memakan riba”.

Kemudian Beliau SAW melihat seorang yang mengumpulkan setumpuk kayu yang dia tidak sanggup membawa, namun dia menambahnya. “Itu adalah orang yang mendapat kepercayaan orang/masyarakat yang dia tidak mampu, namun berkeraas untuk melakukannya”

Kemudian Beliau SAW melihat seorang yang mulut dan lidahnya diiris dengan pisau. Setiap terpotong kembali ke bentuk asal dan dipotong lagi. “Itulah para penyeru, mereka mengatakan apa yang mereka tidak lakukan”.

Kemudian Beliau SAW melihat seorang yang memiliki kuku tembaga dengannya mereka mencakar wajah dan dadanya. “Itulah orang yang memahan daging orang (memfitnah) dan menghancurkan reputasi orang”

Kemudian Beliau SAW melihat lobang kecil keluar darinya lembu besar, lembu itu berusaha masuk lobang itu dan tidak bisa. “Itulah mereka mengatakan kejelekan, dan dia menyesal mengatakan itu, namun tidak bisa kembali”

Kemudian mereka datang ke suatu lembah yang udaranya sejuk, baunya wangi dan dia mendengar nyanyian indah. (Nyanyiannya panjang). “Itula nyanyian sorga”.

Kemudian mereka datang ke suatu lembah yang udaranya busuk dan dia mendengar nyanyian menyakitkan.(Nyanyiannya panjang) “Itula nyanyian neraka”.

Kemudian beliau melihat Dajjal dalam rupa asli.

Kemudian beliau melihat pilar seperti perak yang dibawa malaikat. “Itulah pilar Islam, sedang diletakkan di Syam”.

Bersambung (Insya Allah)…