Kisah Isra Miraj menurut Hadis (As-Sayid Muhammad bin Alawi Al-Maliki) -1

Berikut saya mencoba meringkas dengan bahasa ringan Kisah Isra Mi’raj dari Kitab karya seorang Ulama besar As-Sayid Muhammad bin Alawi Al-Maliki (bermazhab Maliki) Al-Hasani (keturunan Hasan ra) Al-Maki (tinggal di Makkah) Al-Asy’ari (pengikut Imam Asy’ari) As-Sadhili, Ahli Hadis yang telah menulis lebih dari seratus buku.

Kitab beliau tentang Isra Mi’raj ini berjudul “Al-Anwar al-Bahiyya min Isra wal Miraj Khair al-Bariyya” (Cahaya Cemerland dari Isra Miraj Makhluk Terbaik). Khairul Bariya adalah gelaran Nabi SAW. Saya ambil dari terjemahan bahasa Inggris, sebagai kecintaan saya kepada Insan Mulia, Khairul Bariya, yang saya dambakan syafaatnya. Penomoran adalah dari saya sendiri. Mohon maaf dan koreksi jika banyak kesalahan. Semoga bermanfaat.

1. Pembersihan Hati, Buraq

Ketika itu Rasul SAW sedang di dalam Al-Hijr Baitulllah, berbaring istirahat bersama dua orang (Hamzah & Ja’far ra), Malaikat Jibril, Mikail dan Israfil as datang kepadanya. Mereka membawa Nabi SAW ke telaga Zam-zam.

Jibril membelah dada Rasul dari tenggorokan hingga ke ujung perut, kemudian mengisinya dengan air dari Zamzam untuk mensucikan hati dan meluaskan dadanya. Dia mengambi hati dan membasuhnya tiga kali, menghilangkan semua yg salah. Setelah itu Jibril mengisi hikmah, keyakinan, hilm (kecerdasan, sabar, kelembutan & kebaikan), ilmu, kepastian dan kepasrahan ke dalam dadanya, kemudian menutupnya.

Dia membawa Buraq, kendaraan yang memiiki muka indah, tinggi, putih, lebih besar dari keledai namun lebih kecil dari kuda. Dia memiiki telinga panjang dan dua sayap.

Jibril berangkat bersama Nabi SAW. Jibril di samping kanan buraq, sedang Mikail di samping kiri.

2. Persinggahan di sepanjang jalan

Di tengah perjalanan sampai di tanah datar penuh dengan pohon kurma, Jibril menyuruh turun dan shalat di sini. Jibril memberitahu, “Kamu baru saja shalat di tayba (padang), dan Hijrah akan terjadi di sini”

Kemudian melanjutkan dan turun lagi di tempat kedua dan shalat di sini. Jibril berkata, “Kamu baru saja shalat di Madyan di pohon Musa” (dimana Musa AS istirahat kelelahan ketika lari dari Firaun).

Kemudian melanjutkan perjalanan dan turun lagi di tempat ketiga dan shalat.
“Kamu baru saja shalat di Gunung Sinai dimana Allah berbicara dengan Musa”

Mereka melanjutkan lagi dan singgah lagi di tempat keempat di mana istana Syam terlihat dari sini dan shalat lagi. Jibril berkata, “Kamu baru saja shalat di Bait Lahm, di mana Isa AS lahir”.

Bersambung (Insya Allah)…

About these ads

4 thoughts on “Kisah Isra Miraj menurut Hadis (As-Sayid Muhammad bin Alawi Al-Maliki) -1

  1. Ping balik: Isra’ Mi’raj Rasulullah SAW « Ngaji Hadits

  2. Ping balik: Isra’ Mi’raj Rasulullah SAW « Serambi Tashawwuf

  3. Ping balik: Isra’ Mi’raj Rasulullah SAW « Meraih Cahaya Al-Quran

  4. Ping balik: Isra’ Mi’raj Rasulullah SAW « Dunia Keluarga Tauhid

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s